Tuesday, May 25, 2010

Berbagai Pilihan Berinvestasi Emas

Ada banyak pilihan dalam berinvestasi emas. Yang paling terkenal, antara lain: perhiasan emas, koin emas (dinnar), emas batangan. Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Saya akan mencoba membahas satu-persatu:

1. Perhiasan Emas
Bila tujuan Anda membeli sebagai perhiasan, maka Anda tepat apabila membeli perhiasan emas. Selain menambah percaya diri juga bentuknya yang beraneka ragam akan mempercantik penampilan Anda. Namun apabila tujuan Anda adalah untuk berinvestasi, maka perhiasan emas bukan pilihan yang tepat.

Kekurangannya adalah apabila Anda membeli perhiasan emas maka Anda harus membahas harga emas+ ongkos pembuatan perhiasan. Namun apabila Anda menjualnya, maka Anda akan di bayar sesuai harga emasnya saja. Selain itu, tidak semua toko emas mau membelinya. Alasanya bisa macam-macam, salah satunya adalah lihat dari model perhiasan emas yang Anda jual.


3. Koin Emas
Koin Emas atau Dinnar. Biasanya dieprgunakan untuk ongkos naik haji. Misalnya ongkos naik haji tahun ini adalah 50jt (contoh). Tetapi karena suatu kendala Anda tidak bisa naik haji tahun ini, maka Anda bisa menginvestasikan uang onkos naik haji (50jt) untuk membeli emas. Dan ketika suatu saat Anda akan naik haji, misalnya 5 tahun kemudian, dan ongkosnya saat itu mencapai 70jt, maka investasi emas Anda bisa membayarnya walaupun ada kenaikan 20jt.

Harga emas mengikuti harga mata uang asing (dolar AS), dan aman terhadap inflasi. Koin emas lebih bagus dalam pilihan berinvestasi daripada perhiasan emas, namun salah satu kekurangannya yaitu koin emas di kategorikan barang mewah. Jadi Anda akan terkena pajak sebesar 10% :(

2. Emas Batangan
Untuk berinvestasi emas jangka panjang yang paling baik adalah emas batangan. Emas batangan di kategorikan sebagai bahan baku (untuk perhiasan, dll) sehingga tidak terkena pajak barang mewah dan emas batangan mudah dijual dan terima di manapun, di seluruh dunia. Emas batangan yang baik adalah yang berkadar 24 karat atau 99,99%.
Kenapa tidak sampai 100%?? Karena "katanya" tidak ada kandungan materi yang murni 100%.

Di dunia ini hanya ada 55 tempat yang menyediakan emas batangan sebesar 24 karat, karena alatnya yang mahal. Dan untungnya salah satunya ada di Indonesia. Dmn?
Postingan selanjutnya akan menjelaskan dimana dan bagaimana bisa membeli emas batangan ini...

Monday, May 17, 2010

Membeli Emas di Pegadaian Syariah


Membeli emas di pegadaian Syariah ternyata tidak sesulit yang di bayangkan. Cukup membawa fotocopy KTP atau SIM, Anda sudah bisa membeli emas batangan. Emas batangan tersebut diambil dari PT Antam (www.logammulia.com), dengan kadar 24 karat atau 99,99%.
Prosesnya cukup mudah dan cepat, tergantung antrian hehe...

Hari ini saya membeli 20gr emas. Awalnya niatnya mau membeli 10 gr, tp karena sistemnya kredit, (meskipun di bayar lunas Anda tetap di hitung kredit selama 3 bulan). Selain itu biaya Administrasi dihitung pertransaksi, jadi daripada 2 kali beli mending sekaligus belinya. Uang 4 jt yang awalnya akan membeli 10 gr, jadinya dibelikan 20gr. Dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah: 20 gr
Harga Emas Total: Rp, 7.422.000 (Harga mengikuti logammulia.com)
Keuntungan Pegadaian 3%: Rp, 259,770

Ini yang harus di bayarkan saya saat itu:
Uang Muka: Rp, 1,920,443
Ongkos Kirim: Rp, 22,813
Administrasi: Rp, 50,000
Total: Rp, 1993,256

Setiap bulannya saya mencicil sebesar Rp, 1,920,442 selama 3 bulan.

Emas sampai di pegadaian sekitar 1 bulan dan dapat di ambil setelah penulasan.

Gambarannya seperti itu, sangat mudah. Jadi biaya lebih untuk Pegadaian mencapai RP, 350.000 dibandingkan jika Anda membeli langsung ke PT. Antam.

Sekarang silakan perhitungkan sendiri, biaya transport, waktu, dll apakah lebih kecil dari Rp, 350.000, maka lebih baik datang langsung saja ke PT. Antam di Jakarta/ Surabaya, kalau bisa sekalian mengerjakan bisnis yang lain :)

Selamat berkebun emas, semoga barokah dan menghasilkan.

Memulai berkebun emas

Setelah semalam belajat cara berkebun emas. Hari ini saya memulai action untuk mecari info dan relevansi antara informasi di buku dengan kenyataan dilapangan. Sebenarnya maunya posting di blog sendiri, tapi karena masih suspend (males ngurusnya), jadi buat blog baru sajalah di blogspot ini, domainnya juga lumayan bagus jual-emas.blogspot.com :)

Rencananya kalau planning saya ternyata bisa sesuai dengan yang di harapan maka saya mau jualan emas batangan juga, sekaligus pendidikan (seminar) gratis untuk orang-orang yang memerlukan informasi seputar bisnis jual beli emas maupun untuk investasi.

Sesuai petunjuk, maka saya mencari bank syariah di tasikmalaya, dan ternyata ada. yaitu bank banten syariah. Ternyata mereka memang ada layanan pegadaian emas. Harganya (saat artikel ini ditulis) adalah Rp,330.000/ gram dan bisa di uangkan sampai 85%. Hampir sama di buku petunjuk, namun harga penitipannya cukup mahal yaitu Rp, 3.750 (standarnta Rp, 2.500). Lumayan juga selisihnya, sampai Rp, 1.250.

Maka saya mencari bank syariah lainnya di kota saya, dan alhamdulillah, tidak ada lagi :(

BRI syariah katanya tutup, muamalat ternyata tidak punya layanan pegadaian emas, dan akhirnya lari ke pegadaian. Ternyata di pegadaian harganya mahal... jadi lupakan saja.

Oke pilihanyya jadi cuma Bank Jabar Banten Syariah, sekarang masalahnya adalah untuk membeli emas. Saya mau serius di bisnis ini jadi saya sudah planning mau ke Jakarta sekalian melihat PT. Antam (www.logammulia.com), ternyata pas di perjalanan pulang saya melihat banner Pegadaian Syariah... ah sekalian saja kesana.

Ternyata di pegadaian Syariah juga menyediakan emas dari PT. Antam... Bagus nih. Setelah browsing lagi di internet, ternyata banyak juga yang menyarankan beli emas di Pegadaian Syariah ini. Untuk itu besok saya cari lagi infonya, karena tadi cuma sempat tanya-tanya tentang pegadaiannya saja, bukan jual-beli emas.